Hukum Truk Sampah
http://ab317oo87nvuco66u4uhmkj305.hop.clickbank.net/
Suatu hari saya naik Taxi menuju Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam mewah keluar dari tempat parkir secara mendadak tepat didepan kami. Sopir Taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil hitam tersebut. Pengemudi mobil mewah itu mengeluarkan kepala dari jendela mobilnya sambil menjerit dan bersumpah serapah kearah kami.... Sopir Taxi hanya tersenyum dan melambaikan tangan kearah orang tsb.
Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, "Mengapa Anda melakukannya ? orang itu hampir merusak mobil Anda dan bahkan mungkin bisa mengirim kita ke rumah sakit.." Saat itulah saya belajar dari supir Taxi tsb mengenai apa yang kemudian saya sebut "Hukum Truk Sampah"
Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti Truk Sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti : frustasi, kemarahan, kekecewaan, capek, lelah, putus asa dsb. Seiring dengan semakin penuhnya kapasitas truk itu, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya dan seringkali mereka membuangnya kepada Anda. Jangan ambil hati, tetap tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.....
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, ditempat kerja , dirumah, didalam perjalanan ataupun kepada teman-teman anda sendiri.. Orang bijak tidak akan membiarkan "Truk Sampah" mengambil alih hari-hari mereka. Hidup ini terlalu singkat dikala bangun pagi hanya untuk penyesalan, jadikanlah hari-harimu begitu berarti bagi Tuhan dan sesama... Kasihilah orang yang memperlakukan Anda dengan benar, dan berdoalah bagi yang memperlakukan Anda dgn tidak baik..
Hidup bukan mengenai "menunggu badai berlalu" tetapi bagaimana belajar "menari dalam badai...."
Nikmatilah hidup yang diberkati dan bebas dari truk sampah.....

No comments:
Post a Comment